Daraaa.
@someitny
Followers
144
Following
1K
Media
893
Statuses
11K
𝑰𝑳𝑳𝑼𝑺𝑶𝑹𝒀 ────────────── … i woke up and straight to the mirror, omg, who’s the pretty there? oh, it’s me Latysha Dara.
!! uni-verse
Joined April 2020
️️ ️️ Hii! 𝗟͟𝗲͟𝗺͟𝗼͟𝗻͟ 𝗮͟𝗻͟𝗱͟ 𝗔͟𝗱͟𝗲 is on final finishing now. Can’t wait to open and meet all the cake and ade loverss out there. Worry not, we also have savory snacks too! 🧁 ️️ ️️
0
0
0
𖡡 Jiwatma Hospital, Jakarta 21 Januari 2026 | 11.10 WIB Emang kalau kerja itu gak perlu semangat, yang diperlukan tuh berangkat. Begitu sampai langsung ditodong pertanyaan sama pasien: "Mas, obat sakit kepala apa ya?" "Ini Bu."
0
8
0
️️ ️️ ARJUNA BAWA JAJAN JUGAAA! Thank you sobat, walau peran Sena nyebelin abis. ️️ ️️
0
0
0
️️ ️️ Sudah aku kemas dengan sepenuh hati! Mereka masih 𝘵𝘢𝘬𝘦 bagian, nanti yang penting udah aku susun dan siap dinikmati. ️️ ️️
0
0
0
️️ ️️ Beres kirim! Saatnya ke lokasi syuting, bawa cookies juga kopi untuk cintaku-cintaku disana. ️️ ️️
0
0
0
️️ ️️ ⋆˙⟡ 𝙋𝙖𝙘𝙠𝙖𝙜𝙚 arrived at your service! To : @artewmis_ @pancaroena @wildFlowAn @someitny @artemhysn @imeagineary @ERLAZUARDY @Lembaranfana @Baeradanita @monitgor @rinaisunyi ️️ ️️
0
4
6
️️ ️️ Karena itu juga, sekarang terasa terlalu menyeramkan untuk tidur dikamar jika sakit. Bukan tidak ada yang ingin menemani karena semuanya berubah. Kebiasaan dan hangatnya. Termasuk yang rasanya tak pernah bisa ia kecap. ️️ ️️
1
0
0
️️ ️️ —— Elio akan menggenggam tangannya semalaman dan tidur dikarpet bawah. Pasti pegal tapi Elio tidak pernah lepaskan. Elio mungkin terjaga semalaman tapi saat pagi senyumnya selalu hangat. ️️ ️️
1
0
0
️️ ️️ Soalnya kalau pindah ke kamar… Elio pergi. Dara gak mau sendiri. Dan berharap ga ditinggalkan. Malam itu dilalui dengan suara rintik hujan dari kanal media sosial dan usapan jemari Elio pada tangan. Seperti kebiasaan yang lalu, —— ️️ ️️
1
0
0
️️ ️️ “Jangan pulang.” Tangan si tuan di tahan, genggaman Dara lemah tapi penuh harap agar tak dilepaskan. “Enggak,” Usapan halus menimpali, “Mau pindah kedalam?” “Gak mau. Disini aja.” ️️ ️️
1
0
0
️️ ️️ Obat tablet yang tadi dia telan sekuat tenaga, sekarang sudah dilarutkan dengan sesendok air gula agar tidak pahit setelahnya. Semua Elio yang siapkan. ️️ ️️
1
0
0
️️ ️️ Suap demi suap Dara terima. Supnya hambar— lidah orang sakit memang begitu, tapi hatinya terasa hangat dan penuh. “Satu suap lagi, ya?” Dan itu lah suapan terakhirnya, setelah gelengan ringan menolak sebelumnya. ️️ ️️
1
0
0
️️ ️️ “Aku buat sup lho.” Elio berucap sambil mengangkat semangkuk hangat sup yang entah muncul dari mana atau atensi Dara saja yang lingkupnya tak besar. “Pakai makaroni, ayamnya disuwir, kentang dan wortel.” Senyumnya masih tak hilang, “Boleh gak pakai nasi.” ️️ ️️
1
0
0
️️ ️️ Elio mengangguk dan hadiahi kepala Dara usapan lembut. Bahkan tak jijik dengan rambut hitamnya yang sudah lepek karena keringat, Elio juga merapikannya agar tak menutupi wajahnya. “Mau makan sekarang?” Dara menggeleng pelan, “Sakit.. pahit..” ️️ ️️
1
0
0
️️ ️️ —— yang masih cenderung panas, “Istirahat, ya. Iyo disini, nemenin.” “Yo…” “Hmm?” “Makasih, ya.” Bisik si puan pelan, menatap sang kekasih yang duduk dikarpet ruang tengahnya. ️️ ️️
1
0
0
️️ ️️ —— dan suaranya lagi. Yang ada hanya usapan halus dipunggung tangannya. Dara membuka mulutnya, hendak berbicara, tapi yang keluar hanya cicitan menyakitkan. “Iya, aku disini.” Elio menahan Dara yang hendak beranjak dari tempatnya, menyentuh pipinya —— ️️ ️️
1
0
0
️️ ️️ Dara terbangun. Entah sudah berapa lama lelapnya, namun ruangan itu masih temaram dan hangat karena lampu kuning yang dinyalakan. Puan bersurai hitam itu kembali memejamkan matanya beberapa detik. Layar TV didepannya sudah mati tak ada tayangan —— ️️ ️️
1
0
0
️️ ️️ —— juga perkataan lembut dengan senyum Elio diujungnya, “Tidur aja ya. Nanti pas buka mata, pasti go-elio sudah sampai.” Dara tak bisa tak tertawa. Walau cuma sisa-sisa tenaganya saja. Saling bertukar pesan sayang dan ‘hati-hati dijalan’ telpon itu usai. ️️ ️️
1
0
0