奥村, Yukio
@snowflakcss
Followers
164
Following
498
Media
669
Statuses
13K
ㅤ︎ㅤ︎ㅤ︎ㅤ︎ㅤ︎a loser. thank you, @contedefees. ( header © sciiragi )
milleyourt | roleplay purpose.
Joined June 2018
Dan perasaan hampa seolah sirna seketika saat satu per satu kukis cokelat disantap hingga tidak bersisa. Sekalipun, hanya untuk malam ini.
1
0
0
Dalam diam dan sunyi ia memandangi kukis pada genggaman tangan. Bentuknya hati, namun tidak sempurna. Itu karena sang gadis kecil yang membuatnya. Malam itu tidak seperti malam-malam sebelumnya; terasa sedikit lebih hangat.
1
0
0
"Ia bersikeras membuatnya sendiri dan ingin membagikannya kepada yang lain. Sekali lagi, terima kasih sudah membantu kami, Okumura-san." Sang ayah kembali membungkuk, sebelum kemudian mereka pamit undur diri. "Onii-chan terima kasih! Nanti dihabiskan, ya!"
1
0
0
"Ini untuk onii-chan!" Dengan riang gadis kecil itu mengulurkan sebungkus kukis cokelat. Rupanya, hal itu cukup membuatnya terkejut; ia hanya tidak mengira akan menerima hadiah dari sosok yang tidak diduga.
1
0
0
"Oh, halo. Selamat malam. Bagaimana kabarmu?" Raut wajah yang semula kosong dengan cepat berganti senyuman ramah. Gadis kecil yang tempo hari menerima bantuan darinya untuk mengusir 'mimpi buruk' datang bersama sang ayah.
1
0
0
Setidaknya, sampai suara nyaring yang tiba-tiba terdengar memanggil-manggil membangunkannya dari lamunan. "Onii-chan, onii-chan!" Seru seorang gadis kecil yang berhasil menghentikan langkahnya dan berdiri dengan senyuman lebar di hadapannya.
1
0
0
Antara tidak mempermasalahkan dan tidak peduli, perbedaannya nampak begitu tipis. Mengetahui dan menyadari sepenuhnya bahwa diri bukanlah pusat dunia, entah bagaimana membuatnya merasa bersyukur dapat melalui perjalanan pulang tanpa gangguan berarti.
1
0
0
Seperti tahun-tahun yang telah berlalu, cokelat-cokelat itu berakhir di dalam lemari pendingin, tanpa mendapat perhatian lebih darinya. Dan ketika kemudian ia mengingatnya kembali, semuanya telah habis dinikmati para penghuni biara.
1
0
0
Ia tidak menyukainya karena ia tidak melihat dirinya seperti bagaimana orang-orang melihat padanya. Ia tidak menyukainya karena baginya, semua hadiah itu terasa hampa. 𝘓𝘢𝘭𝘶, 𝘴𝘦𝘵𝘦𝘭𝘢𝘩 𝘪𝘯𝘪 𝘢𝘱𝘢? —tanyanya kerap dalam hati.
1
0
0
Sosok pelajar teladan Okumura, ramah, baik hati, dan sangat dapat diandalkan pun diperankan saat menerima hadiah-hadiah yang diberikan. Namun di balik semua itu, sesungguhnya ia tidak menyukainya.
1
0
0
Ornamen-ornamen berbentuk hati, warna merah muda dan merah, serta aroma manis cokelat sama sekali tidak memikat perhatiannya. Sekalipun siang tadi, di akademi, ia menerima tidak sedikit hadiah cokelat dari para siswi sebaya.
1
0
0
Ketika langkah kian menjauh, diri yang berbaur dengan keramaian pun melepas topeng yang dikenakan. Berpayung langit malam tak berawan, sepasang kaki terus melangkah dengan tempo konstan tanpa menghiraukan suasana yang mengitari.
1
0
0
"Otsukaresama deshita, Okumura-san." ucap rekan-rekan kerjanya yang berpapasan dengannya kala tengah melangkah pergi usai menunaikan tugas hari ini. "Otsukaresama." Sahutnya seraya memoles senyum formalitas di wajah, memanipulasi diri bersikap ramah dan riang.
1
0
0
Sumpit kemudian diambil guna mengapit isi kotak bekal. Satu suapan diambil. Suapan demi suapan berlanjut, dan sunyi masih setia menemani.
1
0
0
Beberapa botol minuman energi pun sudah tertata dengan rapi. Namun, siang hari adalah giliran bekal buatan rumah bertugas untuk mengganjal lapar. Kotak bekal ditaruh di atas meja tanpa mengesampingkan dahulu tumpukan laporan yang seharusnya bisa dikerjakan lagi nanti.
1
0
0