muhsinlabib Profile Banner
Muhsin Labib Profile
Muhsin Labib

@muhsinlabib

Followers
28K
Following
1K
Media
3K
Statuses
45K

Indonesia
Joined July 2009
Don't wanna be here? Send us removal request.
@muhsinlabib
Muhsin Labib
7 hours
Iran kini berdiri di ambang fase nothing to lose—posisi paling berbahaya yang pernah dihadapi sebuah bangsa. Bukan hanya Iran. Bangsa mana pun yang dipaksa mempertahankan napas terakhirnya akan meledakkan seluruh daya tahan yang dimiliki, melampaui logika, melampaui perhitungan,
36
423
2K
@muhsinlabib
Muhsin Labib
6 days
Kekuasaan di masa kini jarang berpijak pada ketajaman argumen tapi mengandalkan pengulangan orasi yang masif, volume yang menggema, pada ritme yang memaksa. Kata-kata tak lagi perlu dirangkai indah; cukup keras, lcukup melekat. Keputusan-keputusan rumit, yang sulit
1
6
10
@muhsinlabib
Muhsin Labib
20 days
Beberapa hari lalu Trump merasa paling kuat. Kini merasa paling gawat. Mengancam menyerang Iran, Epstein Files menyerangnya lebih dulu.
0
9
22
@muhsinlabib
Muhsin Labib
28 days
Banyak orang yang mengetahui dengan jelas siapa pelaku kejahatan dan siapa korban tetap memilih berada di dalam struktur tersebut. Dorongan untuk terlihat modern, dianggap memiliki pergaulan luas, atau diakui dalam lingkaran tertentu membuat nalar disisihkan. Bahkan ketika
0
11
42
@muhsinlabib
Muhsin Labib
1 month
Yang paling ironis, rezim yang menghancurkan Gaza dan membantai penduduknya menjadi anggota dewan yang ingin membangun ulang Gaza.
0
7
18
@muhsinlabib
Muhsin Labib
1 month
Percaya Trump punya itikad baik soal perdamaian berarti percaya bahwa penjajahan adalah perdamaian, hegemoni adalah kesetaraan dan ancaman adalah puisi cinta.
0
17
37
@muhsinlabib
Muhsin Labib
1 month
Eropa perlu merasakan "manfaat" dari kesetiaan dan kepatuhannya kepada ASU
2
6
9
@muhsinlabib
Muhsin Labib
1 month
Cara pandang Amerika terhadap dunia tidak muncul dari kekosongan: ia berakar pada kelahiran bangsa itu sendiri—dari kolonialisme pemukim, perampasan brutal tanah penduduk asli, perbudakan, ekspansi bersenjata. Hegemoni menjadi bukan sekadar strategi bertahan, melainkan identitas
1
15
43
@muhsinlabib
Muhsin Labib
1 month
Iran menjelma sebagai anomali yang mengganggu. Bukan karena kesempurnaannya, melainkan karena penolakannya untuk berasimilasi ke dalam tatanan yang zalim. Ia menolak menjadi negara klien, menolak menjadi objek, dan menolak mendefinisikan dirinya melalui kacamata penjajah. Sikap
0
6
30
@muhsinlabib
Muhsin Labib
2 months
Resmi miring
0
2
6
@muhsinlabib
Muhsin Labib
2 months
Pernyataan bodoh yang justru memperjelas posisi benar Iran
0
4
4
@muhsinlabib
Muhsin Labib
2 months
Rubah means fox Perubahan means becoming a fox
1
2
5
@muhsinlabib
Muhsin Labib
2 months
Foto mendustakan judul dan caption... Sampah
0
4
22
@muhsinlabib
Muhsin Labib
2 months
Kadang kita ketawa bukan karena perkataannya lucu tapi karena ingin dia mengira bahwa perkataannya lucu
0
1
8
@muhsinlabib
Muhsin Labib
2 months
0
2
4
@muhsinlabib
Muhsin Labib
2 months
Rekonsiliasi demi menjaga citra agama dan keutuhan umat, tanpa menafikan pentingnya evaluasi dan introspeksi, mesti didukung.
0
2
0
@muhsinlabib
Muhsin Labib
2 months
Di media sosial, serangan sering menjadi jalan tercepat menuju lonjakan pengikut. Menyebut nama, menyudutkan figur, memancing konflik—semuanya segera menggerakkan perhatian. Algoritma tidak memeriksa dasar argumen, tidak menimbang latar belakang, kiprah, kontribusi, atau
0
4
10
@muhsinlabib
Muhsin Labib
3 months
Ketika hutan dirusak, lereng dibuka, sungai diluruskan seenaknya, dan tata ruang diperlakukan sebagai formalitas, banjir bukan lagi bencana alami tapi bencana yang direncanakan.
0
5
12
@muhsinlabib
Muhsin Labib
3 months
DISKRIMINASI BERDASARKAN TINGGI BADAN Kita di sini punya koleksi aneka diskriminasi. Di balik wajah birokrasi yang kita sebut “modern”, masih bersembunyi sebuah absurditas yang jarang kita gugat: syarat tinggi badan. Ia hadir di banyak tempat — dari rekrutmen tentara, polisi,
0
3
6
@muhsinlabib
Muhsin Labib
3 months
TREND KINI : EKSODUS DARI AGAMA (Bagian 2) Di pasar pikiran yang riuh, di mana setiap suara bersaing menjadi nabinya sendiri, agama-agama tertentu menemui paradoksnya yang paling pahit. Setiap agama lahir untuk menawarkan jalan kebenaran, namun justru menjelma menjadi labirin
0
1
3