hani_titik Profile Banner
Jupran Machyudin Profile
Jupran Machyudin

@hani_titik

Followers
6K
Following
24K
Media
8K
Statuses
16K

No-Istri-NPD⛔NoBiniToksik⛔No-Bini-Jablay-Sosmed⛔NoBiniPendusta⛔NoPorno🚫 NoDM🚫 NoMaksiat🚫 NoZinah🚫 NoSelingkuh🚫 NoJudi🚫 NoMiras🚫 NoNarkoba🚫

Joined September 2017
Don't wanna be here? Send us removal request.
@hani_titik
Jupran Machyudin
3 months
Seorang pengidap NPD akan marah besar, memblokir, menolak komunikasi, menolak konfrontasi, dan silent treatment, walaupun tidak ada masalah apapun terkecuali hanya karena dinasehati, diingatkan, dikritik atau ditegur. Tapi diluaran dia mengaku korban tersakiti pria dzolim.
0
0
0
@hani_titik
Jupran Machyudin
3 months
Didalam masjid itu jangankan melakukan penganiayaan, bahkan bicara kasar, kotor, dan mengeluarkan suara keras karena emosi saja tidak boleh
0
1
4
@hani_titik
Jupran Machyudin
3 months
14. Dan selama mereka masih butuh menang dan butuh perhatian, narasi akan selalu diarahkan agar mereka tampak sebagai “korban” meski kenyataannya sebaliknya.
0
0
0
@hani_titik
Jupran Machyudin
3 months
13. Mereka melakukannya karena: itu cara mempertahankan identitas palsu mereka itu cara menghindari malu itu cara mendapatkan kendali itu cara menjaga supply empati
0
0
0
@hani_titik
Jupran Machyudin
3 months
12. e. Jika memungkinkan: Jaga jarak Karena narasi palsu bisa berubah menjadi kampanye hitam yang luas. Kesimpulan: Orang dengan pola NPD memutarbalikkan cerita bukan karena lupa, bukan salah paham, dan bukan karena ingin berdamai.
0
0
0
@hani_titik
Jupran Machyudin
3 months
11. c. Ceritakan versi Anda hanya ke orang yang aman Tidak perlu klarifikasi ke semua orang. Fokus pada support system yang terpercaya. d. Tetapkan batas: “Aku tidak akan membahas ulang versi ceritamu.” Pelan tapi tegas.
0
0
0
@hani_titik
Jupran Machyudin
3 months
10. Bagaimana Menghadapinya? a. Jangan berdebat fakta dengan pelaku Fakta tidak penting bagi mereka. Narasi yang menguntungkan diri sendiri lebih penting daripada kebenaran b. Simpan bukti secara pribadi Catatan, chat, screenshot. Ini untuk melindungi diri dalam situasi penting
0
0
0
@hani_titik
Jupran Machyudin
3 months
9. Menjadi “korban” membuat mereka: Mendapat perhatian Mendapat simpati Mendapat pembelaan Bisa menyerang tanpa terlihat jahat Menghindari rasa malu Dan yang paling penting: Dengan menjadi korban, mereka bisa terus mengontrol cerita dan hubungan.
0
0
0
@hani_titik
Jupran Machyudin
3 months
8. d. Kebingungan emosional Korban seperti melawan bayangan: kebenaran nyata vs versi yang mereka buat-buat. Kenapa Mereka Selalu Menjadi “Korban”? Karena dalam pikiran mereka: Mereka sempurna. Mereka tidak pernah salah. Semua kesalahan harus milik orang lain.
0
0
0
@hani_titik
Jupran Machyudin
3 months
7. b. Reputasi korban memburuk Pelaku menyebarkan versi cerita mereka kemana-mana. Korban kehilangan kepercayaan banyak pihak. c. Korban merasa tidak punya suara Karena setiap penjelasan dibantah atau diputar ulang.
0
0
0
@hani_titik
Jupran Machyudin
3 months
6. Tujuannya agar narasi mereka mendapat “dukungan sosial”. Ini bagian dari triangulation. Dampak ke Korban a. Korban merasa gila (gaslighting internal) Korban bertanya-tanya: “Benarkah aku seburuk itu?” “Apakah memang aku yang salah?”
0
0
0
@hani_titik
Jupran Machyudin
3 months
5. c. Membuat versi emosional, bukan versi faktual Narasi mereka lebih dramatis, penuh emosi, sehingga terdengar lebih meyakinkan. d. Menggunakan orang ketiga untuk memperkuat narasi Mereka sering mempengaruhi: keluarga teman rekan kerja
0
0
0
@hani_titik
Jupran Machyudin
3 months
4. Korban marah setelah diprovokasi berhari-hari → pelaku hanya menceritakan “dia teriak memaki-maki aku”. b. Mengubah niat Korban menolak manipulasi → pelaku bercerita “dia sengaja bikin aku stres”.
0
0
0
@hani_titik
Jupran Machyudin
3 months
3. Maka untuk bertahan, mereka: mengubah fakta menyusun narasi baru memposisikan diri sebagai pihak yang paling terluka Ini adalah mekanisme pertahanan, bukan pencarian kebenaran. Cara Mereka Memutarbalikkan Cerita a. Mengambil sebagian kecil fakta, membuang sisanya
0
0
0
@hani_titik
Jupran Machyudin
3 months
2. . Mengapa Pelaku NPD Memutarbalikkan Cerita? a. Untuk Melindungi Ego Mereka yang Rapuh Orang dengan pola NPD tidak tahan menghadapi kenyataan bahwa mereka salah, jahat, atau menyakiti orang lain. Mereka akan mengalami shame collapse (serangan malu yang sangat menyakitkan).
0
0
0
@hani_titik
Jupran Machyudin
3 months
1. Apa pun yang terjadi, bagaimana pun urutannya, siapa pun yang terluka, versi cerita mereka selalu berakhir dengan satu hal: Merekalah korban. Korban asli justru dianggap pelaku. Fenomena ini bukan kebetulan. Ini adalah pola yang sangat khas pada dinamika NPD.
0
0
0
@hani_titik
Jupran Machyudin
3 months
NPD dan Kemampuan Memutarbalikkan Cerita Kenapa Mereka Selalu Menjadi Korban di Versi Cerita Mereka Sendiri Dalam hubungan dengan seseorg yg memiliki pola Narcissistic Personality Disorder (NPD), satu hal yg sangat membingungkan korban adlh cara pelaku memutarbalikkan kenyataan
14
0
1
@hani_titik
Jupran Machyudin
3 months
3. Dan satu-satunya jalan keluar bukan melawan rasa sakit tapi menyadari dan menyembuhkan asal-usul candunya.
0
0
0
@hani_titik
Jupran Machyudin
3 months
2. Ketagihan penderitaan bukan karena lemah, tapi karena tubuh, pikiran, dan hati pernah belajar bahwa cinta itu harus menyakitkan.
0
0
0
@hani_titik
Jupran Machyudin
3 months
1. Selama aku masih menikmati rasa sakit itu, Aku gak akan pernah lulus dari trauma bonding.
0
0
0