Agesander.
@bittertriumph
Followers
4
Following
8
Media
0
Statuses
58
i: firecracker0230, h: _pryo_. | For you, I shall do anything — even if it would endanger me — as long as you are safe, and stay as mine.
Joined April 2025
Kalaupun akan memakan waktu lama, Agesander rela melakukannya. Apapun akan dia lakukan untuk menjadikan pemuda di hadapannya pasangan hidupnya, kekasihnya. “Sekarang, bolehkah aku memelukmu, @savouritieus?”
1
0
0
“... Kamu tidak perlu khawatir.” Dia bergumam, wajah dia usapkan pada telapak tangan pemuda itu dengan manja, bak seekor kucing yang mendambakan sentuhan. “... Kamu tidak perlu khawatir soal apapun.” Suaranya amat pelan, bagai bisikan. “Aku yang akan melakukan semuanya.”
1
0
0
Walaupun demikian, selama dia berada di sisi Agesander, itu sudah cukup. Kalau dia tidak bisa berjanji, maka Agensaderlah yang harus mengerahkan lebih banyak tenaga untuk meyakinkan pemuda itu. Lagi pula, Agesander memang sudah berniat untuk melakukan itu sejak awal.
1
0
0
“Aku akan berhenti menangis,” Dia berucap, memejamkan mata dan mencium telapak tangan pemuda itu. “Kalau kamu berjanji akan berada di sisiku selalu dan mau mencoba untuk menerima hatiku, Reigen.” Hanya itu yang dia inginkan sekarang.
1
0
0
Air matanya sudah hampir berhenti, tetapi dia masih sedikit terisak dan matanya juga masih merah. Ah, tidak akan ada masalah kalau Agesander bermanja pada Reigen, bukan? Lagi pula, dengan cara apalagi membuat Reigen terbiasa dengan Agesander, selain semua itu?
1
0
0
Sejatinya Agesander tidak siap merasakan absennya kehangatan Reigen sehingga tangan dia angkat untuk menahan tangan pemuda itu di tempat. “Aku tidak peduli seperti apa tempat yang kamu tinggali, selama aku menempatinya bersama denganmu, Reigen; itu sudah cukup.”
1
0
0
Meski kekuatannya tidak sesakti dahulu, setidaknya Agesander mengingat beberapa mantra yang dia pelajari. Mungkin itu bisa menjadi bekalnya dan untuk melindungi @savouritieus juga.
1
0
0
“Aku tidak punya siapapun lagi selain kamu, Reigen, jadi tolong jangan suruh aku pergi. Izinkan aku untuk meraih hatimu dan menjadikannya milikku. Aku berjanji tidak akan menyakitimu dan memperlakukanmu dengan sebaik mungkin. Apapun yang kamu butuhkan, aku kabulkan.”
1
0
0
... memeluk tubuh pemuda itu, menariknya lebih dekat hingga mereka bersentuhan lagi. Dagu dia istirahatkan pada tubuh pemuda itu, menatapnya dengan sendu. “Izinkan aku tinggal bersamamu dan menemani hari-harimu, Reigen. Aku tidak punya tempat singgah maupun tinggal.”
1
0
0
... tidak bisa berhenti menangis. Air matanya turun deras, membasahi ke manapun dia menetes. Enggan pula dia melepas genggamannya pada Reigen, takut pemuda itu akan menghilang detik dia melepaskannya. Maka, yang Agesander lakukan adalah mengangkat kepala seraya kedua tangan ...
1
0
0
“Aku mohon, @savouritieus...” Tangannya menggenggam erat celana pemuda itu. “Jangan tinggalkan aku...”
1
0
0
... air matanya menetes pada celana pemuda kesayangannya. Yang pasti, dia ingin menahan pemuda itu agar tidak pergi. Kalau dia pergi, maka Agesander akan mengejarnya bahkan sampai ujung dunia pun. Apapun akan dia lakukan demi Reigen.
1
0
0
“Tolong jangan suruh aku pergi. Izinkan aku menetap di sini, kumohon... Hanya kamu yang aku inginkan... Aku tidak mau kembali ke dalam penjara itu lagi...” Kepala perlahan mulai menunduk hingga wajahnya tertutup kaki pemuda tersebut. Dia tidak peduli apabila ...
1
0
0
Sedikit demi sedikit, air mata mulai membasahi kedua pipi Agesander, mengalir turun dari mata hingga dagu. “Aku tidak mau... Aku—” Suaranya juga bergetar dan parau, menyiratkan kesedihan mendalam yang mulai menggerogoti seluruh jiwanya.
1
0
0
“... Tidak... Tidak!” Pemuda yang dahulu makhluk abadi dan kaya akan sihir kini hanyalah pria yang tidak ingin melepaskan kekuatan satu-satunya. Dia jatuh dan berlutut, memeluk kaki pemuda di hadapannya itu dengan erat. Napasnya makin tidak teratur pada saat yang sama.
1
0
0
“Izinkan aku mencintaimu, Reigen.” Suaranya berbisik dengan sangat lembut, bagai ucapan manis seseorang yang ingin sekali menggoda kekasihnya. “Izinkan aku berada di sisimu. Hari ini, besok, dan hari-hari yang akan tiba, @savouritieus...”
1
0
0
“Asal itu bersamamu, apapun akan aku lalui. Kalau ada yang menghalau, tanpa sungkan akan aku hancurkan pula. Kalau ada yang menyakitimu, akan kuhancurkan dia.” Tangan yang jauh lebih kecil darinya itu dia angkat dan tempelkan pada pipinya.
1
0
0
... tercatat dalam sejarah. Karena itulah, tiada guna dia berusaha menghidupkan masa lalunya; kini, dia hanya ingin berfokus pada menjadi manusia dan pada manusia terkasihnya. “Aku tidak peduli,” Agesander memberanikan diri meraih tangan pemuda tersebut.
1
0
0
Kalaupun dia mencari kembali masa kejayaannya, sudah tiada sisa. Dia yakin, bangsa yang menjebaknya itu sudah menghancurkan segala yang kaumnya punya sampai habis. Barangkali mereka hanyalah nama yang kelak dilupakan seutuhnya oleh waktu. Barangkali mereka tidak akan ...
1
0
0