ZANE | #HE15 RAVENCLAW
@acxursedtic
Followers
125
Following
0
Media
15
Statuses
267
ㅤ will you let him be your devotee?
hogwarts event
Joined February 2025
⠀⠀⠀⠀ … Maka pada akhirnya akan menjadi seperti ini. 𝘚𝘦𝘭𝘢𝘭𝘶 𝘴𝘢𝘫𝘢 𝘣𝘦𝘨𝘪𝘵𝘶. ⠀⠀⠀⠀
1
29
1
ㅤ ㅤ𝑭𝒐𝒓 𝒘𝒉𝒆𝒏 𝒕𝒉𝒆 𝒕𝒉𝒓𝒆𝒂𝒅 𝒅𝒓𝒂𝒘𝒔 𝒃𝒍𝒐𝒐𝒅 𝒂𝒏𝒅 𝒑𝒖𝒍𝒍𝒔 𝒊𝒏, ㅤ𝑰𝒕’𝒔 𝒏𝒐 𝒍𝒐𝒔𝒔—𝒋𝒖𝒔𝒕 𝒘𝒉𝒆𝒓𝒆 𝒏𝒆𝒘 𝒔𝒄𝒉𝒆𝒎𝒆𝒔 𝒃𝒆𝒈𝒊𝒏. ㅤ
1
21
0
ㅤ ㅤ ㅤㅤㅤ𝐁𝐚𝐭𝐭𝐥𝐞 𝐨𝐟 𝐇𝐨𝐠𝐰𝐚𝐫𝐭𝐬 ㅤㅤㅤ𝐇𝐨𝐠𝐰𝐚𝐫𝐭𝐬 𝐄𝐯𝐞𝐧𝐭 𝟏𝟓 ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ𝐇𝐚𝐬 𝐑𝐞𝐚𝐜𝐡𝐞𝐝 𝐈𝐭'𝐬 𝐄𝐧𝐝 ㅤ ㅤ
0
58
0
ㅤ Memberikan satu pandangan terakhir, sang serpent bungsu membalikkan badan. Dan kembali menghilang, di tengah kekacauan yang ada. ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ↳ @HogwartsEvent ㅤㅤ
0
10
1
ㅤ Marsenne Rosemary Parr, alias 𝗙𝗿𝗮𝗴𝗿𝗮𝗻𝗰𝗲 dari pihak 𝘚𝘦𝘳𝘱𝘦𝘯𝘵 𝘚𝘩𝘢𝘥𝘰𝘸𝘴, tewas bersama Aiden Huang akibat bom bunuh diri. ㅤ
1
14
1
ㅤ 𝗠𝗮𝗱𝗮𝗺 𝗔𝗻𝗻𝗲 𝗮𝗸𝗮𝗻 𝗺𝗲𝗹𝗲𝗱𝗮𝗸𝗸𝗮𝗻 𝗱𝗶𝗿𝗶𝗻𝘆𝗮 𝗱𝗶 𝘀𝗲𝗸𝗼𝗹𝗮𝗵 𝗶𝗻𝗶. ㅤ
1
2
0
ㅤ “TIDAK!! MADAM ANNE! MADAM!!” Aku berteriak histeris saat realita akhirnya merasuk dalam pikiranku. “MADAM ANNE!!!" ㅤ
1
0
0
ㅤ “AUGUST! LEPASKAN AKU!!” Dengan energiku yang masih tersisa, aku berusaha untuk bergerak kesana-kemari, berharap adam bermahkota legam itu akan melepas kerah bajuku dan membiarkanku berlari. ㅤ
1
0
0
ㅤ Kedua mataku membola, bahkan aku tahu bahwa aku tidak 𝘀𝗲𝘀𝗶𝗻𝘁𝗶𝗻𝗴 itu untuk membawa bom ke sekolah! Dan yang memegangnya adalah Madam Anne?! 𝗠𝗮𝗱𝗮𝗺-𝙠𝙪. 𝗝𝗔𝗡𝗚𝗔𝗡 𝗠𝗔𝗗𝗔𝗠-𝙆𝙐!! ㅤ
1
0
0
ㅤ Bom. Bom? 𝗕𝗼𝗺?! 𝗠𝗔𝗗𝗔𝗠-𝙆𝙐 𝗠𝗘𝗠𝗕𝗔𝗪𝗔 𝗕𝗢𝗠?! ㅤ
1
0
0
ㅤ “August, kuharap kau segera menurunkan aku!” Aku berusaha untuk memberontak dari cengkraman tangan kawan seasrama di kerah belakang baju. Pengumuman dari sang Wakil Kepala Sekolah sukses membuat kinerja otakku terhenti 100 persen. ㅤ
1
0
0
ㅤ “Protego Totalum…!” Suaraku lemah kala kuarahkan tongkat ke udara, berupaya memberi mantra perlindungan di tempat di mana aku, August, dan Madam Anne berada agar tidak terkena serangan Profesor Aiden. Kuarahkan ujung tongkat ke arah sang Kepala Sekolah. “Confringo!” ㅤ
2
0
0
ㅤ serangan bertubi-tubi yang dilancarkan oleh sang pengampu 𝘈𝘳𝘪𝘵𝘩𝘮𝘢𝘯𝘤𝘺 mengarah kepada kami. 𝘼𝙠𝙪 𝙝𝙖𝙧𝙪𝙨 𝙢𝙚𝙡𝙞𝙣𝙙𝙪𝙣𝙜𝙞 𝙈𝙖𝙙𝙖𝙢 𝘼𝙣𝙣𝙚. 𝘼𝙆𝙐 𝙃𝘼𝙍𝙐𝙎 𝙈𝙀𝙇𝙄𝙉𝘿𝙐𝙉𝙂𝙄 𝙈𝘼𝘿𝘼𝙈 𝘼𝙉𝙉𝙀. ㅤ
1
0
0
ㅤ Dengan kaki lemah bak larutan agar-agar, kugunakan dua lutut dan siku untuk menjadi tumpuan. Aku bergerak bangun dengan tubuh kepayahan, tanganku masih setia menggenggam tongkat kesayanganku. Nafasku tersengal hebat, pandanganku masih buram. Bisa kulihat dari ujung mataku, ㅤ
1
0
0