ToucheId Profile Banner
TOUCHÉ Development Center Profile
TOUCHÉ Development Center

@ToucheId

Followers
911
Following
246
Media
835
Statuses
3K

Layanan Kesehatan Mental | Mental Check Up | Konseling | Asesmen & Psikoterapi | Training, Seminar & Psikoedukasi 📍Yogyakarta📍Surabaya

Joined August 2020
Don't wanna be here? Send us removal request.
@ToucheId
TOUCHÉ Development Center
5 years
[ Introduction Our Service ] Hello TOUCHEERS!🤩🤩 Mari berkenalan lebih dalam dengan layanan yang dihadirkan TOUCHÉ🤗 Tersedia online dan offline dengan berbagai macam layanan serta paket sesuai kebutuhanmuu🥰 ✨Scroll - roll untuk info lengkapnya yaa✨
1
7
23
@ToucheId
TOUCHÉ Development Center
3 years
YASSS, WE ARE BACK! Hi, TOUCHEERS! Siapa nih yang kangen sama mimin? Eh, sama TOUCHÉ maksudnya 🤪 thank you buat kalian yang sayang banget ama TOUCHÉ and YES, BERKAT KALIAN SEMUA sekarang TOUCHÉ IS BACK WITH A NEW CONCEPT! Penasaran ga tuuhh sama konten-konten TOUCHÉ? STAY TUNED!
0
0
1
@ToucheId
TOUCHÉ Development Center
4 years
Sumber: Adibah, S. M., & Zakaria, M. (2015). The Efficacy of Expressive Arts Therapy in the Creation of Catharsis in Counselling. Mediterranean Journal of Social Sciences, 6(6).
0
0
0
@ToucheId
TOUCHÉ Development Center
4 years
Jadi, tidak bisa sembarangan menggunakan katarsis, ya, TOUCHEERS, karena apabila tingkat agresi kita meningkat, bisa membahayakan orang lain dan juga diri kita sendiri.
1
0
0
@ToucheId
TOUCHÉ Development Center
4 years
Expressive arts therapy menggunakan berbagai modalitas seni seperti seni rupa, musik, tari, gerak, drama, dan tulisan sebagai alat untuk mengekspresikan perasaan atau pengalaman dengan aman.
1
0
0
@ToucheId
TOUCHÉ Development Center
4 years
Namun, katarsis bisa menjadi metode terapi yang efektif apabila dilakukan di bawah pengawasan ahli kesehatan mental, layaknya pada expressive arts therapy yang ditemukan efektif dalam mengatasi stres, trauma, serta perasaan yang kurang stabil.
1
0
0
@ToucheId
TOUCHÉ Development Center
4 years
Ternyata tidak, ya, TOUCHEERS. Menurut penelitian, pelampiasan amarah seperti itu justru akan membuat kita semakin marah dan cenderung bertingkah lebih agresif.
1
0
0
@ToucheId
TOUCHÉ Development Center
4 years
Mungkin TOUCHEERS tahu mengenai tempat-tempat yang memfasilitasi orang-orang untuk melampiaskan amarahnya dengan menghancurkan barang. Namun, apakah katarsis seperti ini efektif?
1
0
0
@ToucheId
TOUCHÉ Development Center
4 years
Katarsis asal mulanya dari teori psikoanalisis Sigmund Freud yang artinya pelampiasan emosi/perasaan yang ditujukan untuk mengurangi gejala-gejala yang mengganggu.
1
0
0
@ToucheId
TOUCHÉ Development Center
4 years
Bagi TOUCHEERS yang suka mempelajari ilmu psikologi, mental health, dan sebagainya mungkin pernah mendengar istilah ‘katarsis’, ya. Namun, apa, sih, sebenarnya katarsis itu?
1
1
0
@ToucheId
TOUCHÉ Development Center
4 years
📌Build A Healthy Relationship: within Yourself & Others (4 Juni 2022) 📌Appreciation to Myself! Journey to Self Acceptance & Self Love Kalian juga akan mendapat E-Certificate setelah menyelesaikan program mentorship. Sampai jumpa di TOUCHÈ Mentorship, ya!🙌
0
0
1
@ToucheId
TOUCHÉ Development Center
4 years
Berikut beberapa tema menarik yang dapat kalian pelajari: 📌The Practice of Positive Psychology Well-Being (21 Mei 2022) 📌Self Resilience on Stress Management & Coping Strategies (28 Mei 2022)
1
0
1
@ToucheId
TOUCHÉ Development Center
4 years
Hai, TOUCHEERS! Buat kalian yang tertarik untuk belajar seputar psikologi positif dan tema menarik lainnya, jangan lupa daftar program mentorship Touche Development Center melalui link berikut: https://t.co/ZBWEtuLL4p
1
1
2
@ToucheId
TOUCHÉ Development Center
4 years
Itu dia sedikit insight mengenai fenomena ‘Doom Scrolling’. Jadi, apakah TOUCHEERS pernah merasakan hal demikian? Komen di bawah! Referensi: Deering, Shelby. (2021). What is Doomscrolling? . https://t.co/vl8aURMWDA
Tweet card summary image
verywellmind.com
Doomscrolling, or scrolling through news sites and social media as you read negative stories, is more prevalent than ever. Find out how it hurts your mental health.
0
0
0
@ToucheId
TOUCHÉ Development Center
4 years
Tips: 1. Batasi penggunaan media sosial; 2. Pilahlah informasi yang hendak kamu baca; 3. Kenali emosi dan latih regulasi dalam diri; 4. Sibukkan diri dengan hal positif lainnya.
1
0
0
@ToucheId
TOUCHÉ Development Center
4 years
Untuk, TOUCHEERS yang sering merasakan fenomena ‘Doom Scrolling’ tenang saja! Berikut beberapa tips yang dapat kalian lakukan untuk mencegah munculnya kebiasaan ini!
1
0
0
@ToucheId
TOUCHÉ Development Center
4 years
Lantas, apakah fenomena ini bahaya, min? Meskipun dengan membaca banyak postingan dapat membuat wawasan semakin luas. Tetapi, apabila terus menerus membaca hal yang negatif dapat menimbulkan perasaan cemas, pikiran negatif, dan paranoid pada seseorang.
1
0
0
@ToucheId
TOUCHÉ Development Center
4 years
Pelaku ‘Doom Scrolling’ ini biasanya memunculkan beberapa tanda-tanda seperti sering menghabiskan waktu berjam-jam untuk memantau dan membaca postingan sosial media tanpa adanya alasan yang jelas dan sering kali tidak disadari.
1
0
0
@ToucheId
TOUCHÉ Development Center
4 years
Doom Scrolling atau doom surfing adalah istilah untuk menggambarkan seseorang yang terus-menerus menelusuri media sosial untuk membaca berita buruk. Meski membuat cemas, pelaku doom scrolling tidak berhenti dan justru semakin mencari tahu lebih banyak tentang informasi itu.
1
0
0
@ToucheId
TOUCHÉ Development Center
4 years
Hai, TOUCHEERS! Siapa disini yang rajin scroll timeline sosial media? Lalu, pernah nggak sih, kalian menemukan postingan yang cenderung negatif dan tertarik untuk membaca hingga membaca seluruh kolom komentarnya? Jika pernah, bisa jadi kalian mengalami fenomena ‘Doom Scrolling’.
1
0
0
@ToucheId
TOUCHÉ Development Center
4 years
Kenali Fenomena 'Doom Scrolling’: Enaknya, Klik atau Skip, ya? (A Thread)
1
1
2